Home » » INDONESIA MEMILIKI PELARI-PELARI BERBAKAT DENGAN JARAK TEMPUH ANTAR NEGARA

INDONESIA MEMILIKI PELARI-PELARI BERBAKAT DENGAN JARAK TEMPUH ANTAR NEGARA

Written By Blog'e Mbah Djamal on Senin, 30 Mei 2011 | 06.51

Sepak bola, tenis meja, catur, balap sepeda dan cabang-cabang olah raga lainya seringkali megalami kegagalan dalam usahanya untuk meraih juara disetiap ajang kompetisi. Termasuk bulu tangkis yang dulu pernah mencapai puncak kejayaannya yaitu masa periode Rudi Hartono dan teman-temannya yang seangkatan.

Pada masa puncak kejaannya atau keemasan bulu tangkis, Indonesia bagaikan singanya dunia pada cabang olah raga bulu tangkis, yang setiap saat siap menerkam mangsanya sebesar apapun. Negara manapun yang bertemu dengan Indonesia sudah merasa kalah sebelum bertanding.

Tapi kini sinar kejayaanya pelan-pelan mulai redup, singanya tidak lagi bertaring bahkan mulai tampak loyo sehingga tidak menakutkan lagi bagi lawan-lawannya. Tim bulu tangkis Indonesia sudah tidak segarang dulu lagi.

Beberapa cabang olah raga kita akhir-akhir ini mulai turun prestasinya membuat kita sedih, prihatin ada apa sebenarnya pertanyaan ini yang selalu timbul dalam hati, mengingat sumber daya manusianya cukup besar.

Kita tidak boleh larut dalam kesedihan terlalu lama harapan untuk meningkatkan prestasi dimasa yang akan datang masih terbuka lebar. Keadaan ini belum seberapa ada yang lebih menyedihkan lagi, ketika kita memiliki pelari-pelari berbakat dengan jarak tempuh antar negara, tidak ada lembaga olah raga yang mengadakan lomba lari dengan jarak dari satu negara ke negara lainnya.

Kecepatan pelari-pelari kita sudah sangat luar biasa hebatnya. Ketika diadakan uji coba, peserta lainya sedang mempersiapkan diri mengatur strategi supaya bisa memenangkan lomba. Peserta dari tim koruptor sudah lari duluan keluar negeri. Sehingga semua yang ada bengong termangu-mangu mulai dari peserta yang lain, panitia, keamanan sampai dengan penontonnya.

Ternyata pelari-pelari berbakat dengan jarak tempuh antar negara itu adalah para koruptor setelah kasusnya terbongkar dan diketahui oleh penegak hukum, sebelum kasusnya diusut Dia cepat-cepat lari keluar negeri.

Kaliwungu 29 Mei 2011


Djamal Abdul Nasir
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar



 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. SMP N 2 KALIWUNGU - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger